Showing posts with label Tekno. Show all posts
Showing posts with label Tekno. Show all posts

Ini sepertinya akan bermanfaat bagi para penanggung Jawab IT atau komputerisasi perusahaan/ IT Manager/ IT System Administrator, maupun rekan-rekan Warnet, Sekolah, Kampus dan lain-lain yang bermaksud untuk melegalkan OS Windows XP-nya.

Panduan ini sengaja dibuat untuk melegalkan OS Windows XP secara proporsional, bukan secara pembajakan. Jadi, panduan ini memang untuk membuat OS Wndows XP pada sejumlah PC kita yang sebelumnya mengunakan Installer yang berasal dari berbagai macam versi sehingga harus dilegalkan atau membuatnya menjadi legal sesuai dengan Volume License Key (VLK) yang dimiliki.

Jadi untuk menggunakan tahapan ini guna melegalkan OS Windows XP, butuh lisensi VLK Resmi yang dibeli secara legal pula. Namun hal ini dapat dilakukan dalam konteks cracking atau mengunakan serial number (SN) VLK yang beredar di Internet.

Oleh karena itu, inilah beberapa tahapan yang harus dijalani untuk melegalkan OS Windows XP anda.

1. Buka Link Microsoft Genuine dan download Tool Windows Genuine Advantage.

2. Jalankan Aplikasi legitcheck.hta yang telah kita download tersebut.

3. Setelah installasi selesai, jika ternyata PC anda terdeteksi sebagai OS yang tidak asli alias bajakan, lanjutkan ke tahap berikutnya.

4. Selanjutnya, kita dapat mengunakan Tools untuk menganti SN Windows XP kita dengan SN VLK yang telah kita miliki mengunakan Tool Key Finder, KeyReader, XP Key Reader, setting Registry OOBE manual, dan lain-lain. Download di sini atau di sini.

5. Kita dapat melakukan pengecekan hasil pengantian SN VLK apa apakah sudah berhasil ataukah tidak mengunakan Microsoft Genuine Advantage Diagnostic Tool yang bisa didownload di sini

6. Setelah di cek dengan MGADT sudah tampak GENUINE maka kita lanjutkan dengan menjalankan lagi Tool LEGITCHECK.HTA dan hasilnya… OS Windows XP kita telah Valid.

Ponsel pintar yang satu ini memang sempat jadi bahan pembicaraan di internet. Itu tak lepas dari kenyataan bahwa pada produk ini Sony Ericsson pertama kali menggunakan sistem operasi Windows Mobile 6.1 untuk menggantikan UIQ yang selama ini selalu mereka pakai. Sebenarnya, Xperia ini bukanlah murni buatan Sony Ericsson karena smartphone ini dibuat oleh HTC meski rancangan awalnya memang dibuat oleh Sony Ericsson.

Dari luar, tampilan Xperia ini memang tak terlalu mirip produk HTC namun bila dilihat dari jeroannya, produk ini tak terlalu beda dengan S740 keluaran HTC. Persamaan yang jelas terlihat adalah dipasangnya prosesor Qualcomm MSM7225 pada Xperia sama persis dengan yang dipasang pada HTC S740. Ini masih ditambah lagi dengan kenyataan bahwa kedua smartphone ini sama-sama menggunakan sistem operasi Windows Mobile 6.1.

Terlepas dari persamaan di antara kedua produk itu, Xperia ini memang terlihat dirancang dengan pertimbangan estetika yang cukup tinggi. Tampilan depannya cukup ringkas dengan sebagian besar permukaan didominasi oleh layarnya yang memiliki luas 3 inci. Meski ini bukanlah ukuran layar terbesar pada produk smartphone, namun dengan resolusi 800 x 480 pixel dan tampilan yang cemerlang, pengalaman browsing internet atau memutar multimedia jadi sangat menyenangkan.

Yang menarik lagi adalah penggunaan bahan logam sebagai pembuat bodinya yang makin membuat ponsel cerdas ini semakin terasa kokoh dibandingkan dengan kebanyakan produk yang hanya menggunakan plastik saja. Sisi ergonomis dari tombol-tombol pada keyboard QWERTY-nya juga cukup memuaskan. Meski area yang digunakan cukup sempit namun jarak spasi di antara tombol-tombol ini membuatnya jadi mudah dioperasikan.

Fitur-fitur yang diusung pun cukup memuaskan. Sebut saja kamera 3,2 megapixel-nya yang punya kualitas lebih bagus dari kebanyakan kamera ponsel dengan ukuran yang sama. Belum lagi fitur GPS, Bluetooth, Wi-Fi dan tentu saja kemampuan untuk terhubung dengan jaringan HSDPA yang membuat produk ini jadi layak untuk jadi pertimbangan.

Namun tentu saja tak ada produk yang benar-benar sempurna, termasuk Xperia ini. Kekurangan pertama mungkin adalah tidak digunakannya capacitive display seperti yang digunakan iPhone sehingga performanya tanpa pena stylus juga tak terlalu bagus. Kelemahan kedua justru adalah pada sistem operasinya yang memang tak terlalu bagus reputasinya. Meski sudah menggunakan prosesor dengan kecepatan tinggi, antarmuka Xperia ini masih terasa sedikit lambat dan kurang responsif.

Terlepas dari itu, sebenarnya Xperia ini masih menjadi ponsel cerdas yang menarik untuk dimiliki. Situs Trusted Reviews yang sempat menguji produk ini memberikan nilai 7 dari 10 lantaran kecewa dengan performa smartphone ini yang tak sepadan dengan banderol 480 Poundsterling atau sekitar Rp 8 jutaan yang dipasang pada produk ini.

Spesifikasi:

Network : GSM 850/ 900/ 1800/ 1900, HSDPA 850/ 1900/ 2100
Data : GPRS Class 10, EDGE, HSDPA 7.2 Mbps, Wi-Fi 802.11b/g
Sistem Operasi : Microsoft Windows Mobile 6.1 Professional
Layar : 3.0 inches TFT touchscreen (800 x 480 pixel)
Kamera : 3.2 megapixel, autofocus, flash
Multimedia : MP3/AAC/MPEG4 player, FM radio with RDS
Memory : 256 MB RAM, 512 MB ROM
Connectivity : Bluetooth v2.0 with A2DP, USBv2.0
Dimensi : 110.5 x 52.6 x 17 mm
Fitur Lain : GPS, Java MIDP 2.03.5 mm audio jack, Pocket Office, Picture editor/blogging
Situs Resmi : www.sonyericsson.com
(trv/roc)

Atur 'Setting' Kamera untuk Menghindari Red-Eye

Flash yang jadi satu dengan kamera memang sangat praktis, tetapi itu dapat menghasilkan suatu hasil yang mematikan seperti tampilan red-eye sampai pada tampilan bercahaya yang tidak alami. Hal itu biasa terjadi pada saat pengambilan gambar pada keadaan dengan cahaya yang kurang, seperti saat pesta di malam hari. Cara termudah untuk sukses mengambil gambar di pencahayaan rendah ini adalah dengan memakai flash eksternal, tetapi hal ini kurang praktis. Untuk itu coba kita atur setting umum di kamera digital untuk mengatasi hal ini.

Mode Red-eye reduction
Kalau bisa hindari pemakaian setting ini. Menurut teori, prinsip kerja mode red-eye reduction adalah mengeluarkan sinar terang pada bagian mata dari subjek untuk mengerutkan bagian iris dari mata, dengan cara itu akan mengurangi kemungkinan adanya pantulan red-eye. Tetapi cara itu kebanyakan tidak berfungsi. Kilatan cahaya sangat mengganggu dan menyiksa subjek Anda dengan flash tambahan sebelum mengambil gambar akan membunuh spontanitas. Ditambah lagi, bahkan setelah Anda memakainya, red-eye tetap akan ada. Jadi tidak sebanding untuk memakainya.

Mode Flash Night time
Gunakan setting ini untuk pengambilan gambar yang artistik. Pemikiran di sini yaitu kamera akan menurunkan kecepatan shutter-nya, yang akan membuat Anda bisa mengambil pemandangan background di belakang jangkauan dari flash. Dengan flash yang masih belum nyala, akan memperjelas subjek dalam jangkauan 3 meter. Cara ini biasanya bisa bekerja dengan baik, tetapi hasilnya akan menjadi kacau kalau Anda tidak memegang kamera dengan stabil atau ada banyak gerakan di latar belakangnya. Anda akan mendapat beberapa foto bagus dengan sentuhan artistik, tetapi beberapa di antaranya mungkin Anda akan gagal mendapatkan foto yang bagus. Tetapi cara ini sangat layak dicoba. Cara ini hampir sama dengan mode flash slow synchro.

Flash exposure compensation
Gunakan setting ini ketika flash Anda terlalu berlebihan, dalam arti pada setiap foto yang Anda ambil, subjek foto Anda terlihat terlalu terang. Anda dapat menemukan setting di bagian menu dari option. Setting ini membuat Anda bisa mengatur intensitas dari flash. Cobalah Anda mulai mengaturnya dari nilai -1 dan tambahkan jika masih kurang.

Menambah kecepatan ISO
Anda dapat menggunakan setting, tetapi ingat untuk mengembalikannya ke nilai default ketika Anda selesai menggunakannya. Dengan menaikkan kecepatan ISO dari 100 ke 200, 400, atau lebih, Anda akan menaikkan sensitifitas dari sensor gambar Anda. Hasilnya biasanya akan memuat informasi latar belakang yang lebih lengkap sehingga Anda tidak akan cuman mendapat latar belakang hitam saja dan jangkauan flash yang lebih jauh (8 sampai 15 kaki lebih jauh). Perhatikan Anda akan mendapat noise yang lebih banyak pada gambar dengan memakai setting ISO yang lebih tinggi. Hal ini tidak menjadi masalah untuk dicetak pada ukuran 4x6, tetapi akan terlihat jika dibesarkan lagi ukurannya, terutama di bagian bayangan. Juga ingat untuk mengembalikan ISO Anda ke 100 di akhir pesta.

Mode Shutter-priority
Jika Anda cukup beruntung mendapat setting, coba pakai. Setting ini membuat Anda bisa megatur kecepatan shutter seperti yang Anda mau, mengatur lubang bidikan kamera dan hasil flash. Kecepatan shutter standar pada mode flash untuk kebanyakan kamera adalah 1/60 detik. Jika Anda berganti ke mode shutter-priority, Anda bisa memperlambat kecepatan shutter ke 1/30 atau 1/15 detik, dan Anda akan mendapat perbedaan besar di bidikan Anda. Kecepatan ini cukup untuk menangkap lebih banyak informasi dari latar belakang, seperti kerlipan cahaya, lilin dan lainnya. Tetapi tidak selambat blur yang berlebihan dan guncangan pada kamera. Jika Anda mengkombinasikan teknik ini dengan menaikkan ISO Anda ke 200, Anda akan mendapat hasil yang lebih bagus. Benar-benar jurus terjitu untuk foto waktu pesta.

Setting GPRS dan MMS Selular Indonesia

Melalui operator/sms:

Telkomsel

kartuHALO
ketik : GPRS kirim ke 6616.

kartu simPATI
ketik : GPRS no.kartu (12 angka pada kartu SIM), kirim ke 6616.

Indosat

Matrix
Ketik ACTGPRS kirim ke 888
ketik ACTMMS kirim ke 888

Mentari
online : kunjungi www.klub-mentari.com, untuk settng GPRS dan MMS.
manual : Ketik : ACTMMS kirim ke 888

IM3

Otomatis aktif perdananya

XL

Hubungi call center 818 atau (021)57959818 atau kunjungi XL Shop Terdekat.


Melalui Setting GPRS dan MMS pada HP:

Setting GPRS

Setting GPRS Telkomsel

Connection Name : Telkomsel
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : telkomsel
Username : wap
Prompt Password : No
Password : wap123
Authentication : Normal
Proxy address : 10.1.89.130
Homepage : http://wap.telkomsel.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent

Setting GPRS Mentari

Connection Name : indosat
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : indosatgprs
Username : indosat
Prompt Password : indosat
Password : indosat
Authentication : Normal
Proxy address : 010.019.019.019
Homepage : http://www.klub-mentari.com
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent

Setting GPRS Matrix

Connection Name : Satgprs
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : satelindogprs.com
Username : (kosongkan)
Prompt Password : No
Password : (kosongkan)
Authentication : Normal
Proxy address : 202.152.162.250
Homepage : http://satwap
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent

Setting GPRS IM3

Connection Name : M3-gprs
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : www.indosat-m3.net
Username : gprs
Prompt Password : No
Password : im3
Authentication : Normal
Proxy address : 010.019.019.019
Homepage : http://wap.indosat-m3.net
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent

Setting GPRS XL

Connection Name : XL-gprs
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : www.xlgprs.net
Username : xlgprs
Prompt Password : No
Password : proxl
Authentication : Normal
Proxy address : 202.152.240.50
Homepage : http://wap.xl.co.id
Connection Security : Off
Session Mode : Permanent

Setting MMS

Setting MMS Telkomsel

Connection Name: tel-MMS
Data Bearer: GPRS
Access Point Name: mms
Username: wap
Prompt Password: No
Password: wap123
Authentication: Normal
Proxy address: 10.1.89.150
Homepage: http://mms.telkomsel.com/
Connection Security: Off

Setting MMS Mentari dan Matrix

Connection Name : sat-MMS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : mms.satelindogprs.com
Username : satmms
Prompt Password : No
Password : satmms
Authentication : Normal
Proxy address : 202.152.162.88
Homepage : http://mmsc.satelindogprs.com.
Connection Security : Off

Setting MMS IM3

Connection Name : M3-MMS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : mms.indosat-m3.net
Username : mms
Prompt Password : No
Password : im3
Authentication : Normal
Proxy address : 010.019.019.019
Homepage : http://www.mmsc.m3-access.com
Connection Security : Off

Setting MMS XL

Connection Name : XL-MMS
Data Bearer : GPRS
Access Point Name : www.xl.mms.net
Username : xlgprs
Prompt Password : No
Password : proxl
Authentication : Normal
Proxy address : 202.152.240.50
Homepage : http://mmc.xl.net.id/servlets/mms
Connection Security : Off

Setelah sukses dengan processor dual-core-nya yang bertajuk Intel Core Duo, Intel kembali menghadirkan processor generasi selanjutnya, yaitu Intel Core 2 Duo dan Intel Core 2 Extreme.

Luar biasa memang terobosan yang dibuat oleh Intel. Setelah tak lama sebelumnya meluncurkan processor dual-core-nya, hanya dalam hitungan bulan Intel kembali meluncurkan processor terbaru dengan sebutan Intel Core 2.

Core 2 sendiri adalah generasi ke-8 dari jajaran processor dari Intel yang sudah memakai microprocessor dengan arsitektur x86. Arsitektur tersebut oleh Intel dinamakan dengan Intel Core Microarchitecture, di mana arsitektur tersebut menggantikan arsitektur lama dari Intel yang disebut dengan NetBurst sejak tahun 2000 yang lalu. Penggunaan Core 2 ini juga menandai era processor Intel yang baru, di mana brand Intel Pentium yang sudah digunakan sejak tahun 1993 diganti menjadi Intel Core.

Pada desain kali ini Core 2 sangat berbeda dengan NetBurst. Pada NetBurst yang diaplikasikan dalam Pentium 4 dan Pentium D, Intel lebih mengedepankan clock speed yang sangat tinggi. Sedangkan pada arsitektur Core 2 yang baru tersebut, Intel lebih menekankan peningkatan dari fitur-fitur dari CPU tersebut, seperti cache size dan jumlah dari core yang ada dalam processor Core 2. Pihak Intel mengklaim, konsumsi daya dari arsitektur yang baru tersebut hanya memerlukan sangat sedikit daya jika dibandingkan dengan jajaran processor Pentium sebelumnya.

Processor Intel Core 2 mempunyai fitur antara lain EM64T, Virtualization Technology, Execute Disable Bit, dan SSE4. Sedangkan, teknologi terbaru yang diusung adalah LaGrande Technology, Enhanced SpeedStep Technology, dan Intel Active Management Technology (iAMT2).

Core Processor Intel Core 2
Saat kali pertama diluncurkan pada Juli 2006 yang lalu, ada beberapa jenis core processor yang sekaligus dilemparkan ke pasaran oleh pihak Intel. Seperti kebiasaan dari Intel, pembedaan dari beberapa processor didasarkan pada pemberian codenamed pada tiap core processor tersebut.

Berikut adalah beberapa codenamed dari core processor yang terdapat pada produk processor Intel Core 2, tentunya codenamed tersebut mempunyai perbedaan antara satu dengan yang lainnya.

CONROE
Core processor dari Intel Core 2 Duo yang pertama diberi kode nama Conroe. Processor ini dibangun dengan menggunakan teknologi 65 nm dan ditujukan untuk penggunaan desktop menggantikan jajaran Pentium 4 dan Pentium D. Bahkan pihak Intel mengklaim bahwa Conroe mempunyai performa 40% lebih baik dibandingkan dengan Pentium D yang tentunya sudah menggunakan dual core juga. Core 2 Duo hanya membutuhkan daya yang lebih kecil 40% dibandingkan dengan Pentium D untuk menghasilkan performa yang sudah disebutkan di atas.

Processor yang sudah menggunakan core Conroe diberi label dengan “E6x00”. Beberapa jenis Conroe yang sudah beredar di pasaran adalah tipe E6300 dengan clock speed sebesar1.86 GHz, tipe E6400 dengan clock speed sebesar 2.13 GHz, tipe E6600 dengan clock speed sebesar 2.4 GHz, dan tipe E6700 dengan clock speed sebesar 2.67 GHz. Untuk processor dengan tipe E6300 dan E6400 mempunyai Shared L2 Cache sebesar 2 MB, sedangkan tipe yang lainnya mempunyai L2 cache sebesar 4 MB. Jajaran dari processor ini memiliki FSB (Front Side BUS) sebesar 1066 MT/s (Megatransfer) dan daya yang dibutuhkan hanya sebesar 65 Watt TDP (Thermal Design Power).

Berdasarkan pengetesan yang ada dalam beberapa situs yang kami temukan, sampai dengan tulisan ini diturunkan processor dari keluarga Core 2 tersebut mampu menandingi musuh besarnya, yaitu AMD. Dan pada saat di-overclocking sampai sebesar 4 GHz sekalipun, processor dengan tipe E6600 dan E6700 masih mampu berkerja secara stabil walaupun multipliers yang dimiliki sangat terbatas. Hasil tersebut mematahkan anggapan dari komunitas overclocker yang menganggap bahwa processor buatan Intel tidak untuk di-overclocking. Faktanya dari beberapa processor yang dites oleh beberapa situs tersebut, Intel Core 2 Duo malah mampu mengungguli AMD yang sudah sekian lama menjadi “raja” dari jajaran processor yang digunakan untuk desktop terutama fitur 3D Now!-nya.

CONROE XE
Core processor berikutnya adalah Conroe XE yang saat ini banyak menjadi bahan perbincangan. Conroe XE sendiri adalah core processor dari Intel Core 2 Extreme yang diluncurkan bersamaan dengan Intel Core 2 Duo pada 27 Juli 2006. Conroe XE mempunyai tenaga lebih dibandingkan dengan Conroe. Tipe pertama dan satusatunya yang dikeluarkan oleh Intel untuk jajaran processor Core 2 Extreme adalah X6800 dan sudah beredar di pasaran saat ini meskipun jumlahnya sangat terbatas.

Processor Intel Core 2 yang sudah memakai Intel Core 2 Extreme dengan core Conroe XE ini akan menggantikan posisi dari Processor Pentium 4 EE (Extreme Edition) dan Dual Core Extreme Edition. Core 2 Extreme mempunyai clock speed sebesar 2.93 GHz dan FSB sebesar 1066 MT/s. Keluarga dari Conroe XE memerlukan TDP hanya sebesar 75 sampai 80 Watt. Dalam keadaan full load temperature processor dari X6800 yang dihasilkan tidak akan melebihi 450C. Lain lagi jika fungsi SpeedStep-nya berada dalam keadaan aktif. Jika aktif, maka temperatur processor saat keadaan idle yang dihasilkan oleh X6800 hanya berkisar sekitar 250C. Cukup mengesankan, mengingat pada generasi sebelumnya processor Intel Pentium 4 Extreme Edition menghasilkan panas yang bisa dikatakan sangat tinggi.

Hampir sama seperti Core 2 Duo, Core 2 Extreme memiliki shared L2 cache sebesar 4 MB hanya saja perbedaan yang paling terlihat dari kedua Conroe tersebut adalah kecepatan dari masing-masing clock speednya saja. Sebenarnya untuk sebuah processor sekelas “Extreme Edition”, perbedaan seharusnya bisa lebih banyak lagi, bukan hanya didasarkan pada besar kecilnya clock speed-nya saja. Selain perbedaan clock speed tersebut, Core 2 Extreme mempunyai fitur untuk merubah multipliers sampai 11x (step) untuk mendapatkan hasil overclocking yang maksimal. Fitur-fitur unik lain yang disertakan juga pada Core 2 Extreme Edition kali ini adalah FSB yang lebih besar, L2 cache lebih besar, dan adanya L3 cache.

Intel Core 2 Extreme Edition dengan tipe X6800 mempunyai kinerja 36% lebih tinggi dibandingkan dengan AMD Athlon 64 FX-62. Core 2 Extreme Edition X6800 mampu dioverclock sampai 3.4 GHz hanya dengan menggunakan sebuah heatsink standar saja, kemampuan yang cukup luar biasa kami rasa karena dengan begitu Anda tidak membutuhkan dana tambahan untuk sebuah heatsink.

ALLENDALE
Core processor ini dipakai oleh processor Core 2 Duo dengan core Conroe yang hanya memiliki 2 MB L2 Cache. Beberapa Core 2 Duo yang memakai Allendale sebagai core processornya adalah E6300 dengan clock speed sebesar 1.86 GHz dan E6400 dengan clock speed 2.13 GHz, keduanya memiliki FSB sebesar 1066 MT/s.

MEROM
Merom adalah core processor Intel Core 2 versi mobile pertama yang diluncurkan secara bersamaan dengan Conroe, Conroe XE, dan Allendale. Pada dasarnya, Merom mempunyai spesifikasi dan fitur yang sama dengan Conroe namun Merom mempunyai kelebihan, yaitu ia hanya membutuhkan daya yang sedikit. Pihak Intel sendiri mengklaim bahwa Merom mampu mendongkrak kinerja dari notebook sebesar 20%, namun dengan menggunakan resource daya yang sama dengan processor core duo yang memakai core processor Yonah. Selain itu, Merom adalah processor mobile Intel pertama yang telah mengintegrasikan teknologi EM64T 64-bit di dalamnya. Merom sendiri mempunyai FSB sebesar 667 MT/s sama persis dengan jajaran processor sebelumnya yaitu Intel Core Duo.

Processor Core 2 yang menggunakan core processor Merom diberi label dengan “T5x00” dan “T7x00”. Keduanya mempunyai besar shared L2 cache yang berbeda. Pada T5x00 L2 cache yang diusung adalah sebesar 2 MB, sedangkan pada T7x00 L2 cache-nya adalah sebesar 4 MB.

Beberapa jenis dari Merom adalah T5500 dengan clock speed sebesar 1.66 GHz, T5600 dengan clock speed sebesar 1.83 GHz, T7200 dengan closk speed sebesar 2.00 GHz, T7400 dengan clock speed sebesar 2.16 GHz, dan T7600 dengan clock speed sebesar 2.33 GHz.

Sesuai dengan jenisnya, processor ini didesain oleh intel untuk diaplikasikan ke dalam notebook, karena kelebihannya yang hanya membutuhkan sedikit resource daya dari sebuah baterai notebook untuk bisa bekerja secara maksimal. Sehingga dengan begitu, tidak saja baterai notebook Anda yang akan tahan lebih lama, namun tentu kinerja yang akan Anda dapatkan akan lebih maksimal dibandingkan dengan processor core duo dengan core processor Yonah.

Jajaran Processor Intel Mendatang
Menurut berita dari Intel, beberapa tipe processor saat ini sedang dalam tahap pengembangan. Dan tidak menutup kemungkinan dalam waktu dekat ini akan diluncurkan lagi beberapa processor baru, namun tentunya masih menggunakan core processor yang sama. Contohnya seperti Core 2 Extreme X6900 yang mempunyai clock speed 3.2 GHz, namun dengan FSB, shared L2 cache, socket, dan TDP yang sama dengan X6800 kemungkinan akan diperkenalkan pada akhir tahun 2006. Sedangkan dalam kuartal keempat tahun ini, kabarnya pihak Intel juga akan meluncurkan Core 2 Extreme X8000 dengan clock speed 3.33 GHz dan FSB sebesar 1333 MHz QDR.

Core processor lain, seperti Allendale dan Merom juga mempunyai tipe-tipe baru yang akan dikeluarkan tidak lama lagi. Allendale dengan E4300 yang mempunyai clock speed 1.8 GHz dan FSB sebesar 800 MT/s akan diluncurkan pada kuartal pertama tahun depan. Sedangkan, Merom yang sedianya akan diluncurkan pada April tahun depan akan mempunyai Front Side Bus (FSB) sebesar 800 MT/s lebih besar dari tipe sebelumnya dengan tambahan socket baru yang dinamakan socket P.

Selain itu, core Kentsfield yang dalam beberapa bulan lalu sempat menjadi bahan pembicaraan karena Kentsfi eld mempunyai dua buah dual core processor dalam satu processor, sehingga bisa dikatakan Kentsfield memiliki empat buah core processor dengan jenis Conroe (Quad-Core Conroe). Kentsfield itu sendiri oleh pihak Intel akan diluncurkan pada kuartal keempat tahun ini.

Intel Mengungguli AMD?
Berdasarkan fakta pengujian yang kami dapatkan dari beberapa situs hardware, mereka menyimpulkan beberapa hal yang sama, antara lain:
- Core 2 adalah processor x86 yang tercepat saat ini, baik untuk model single-core maupun dual-core.
- Core 2 akan membuat Pentium D menjadi sebuah barang antik.
- Core 2 mempunyai performa yang luar biasa, namun Anda harus siap menebusnya dengan harga tinggi.
- Core 2 mengungguli keluarga Athlon 64 baik X2 ataupun FX dalam segala hal, termasuk untuk game yang biasanya AMD selalu unggul di sana.
- Core 2 hanya membutuhkan sedikit konsumsi daya jika dibandingkan dengan processor desktop yang lain.

Apakah berarti nasib processor AMD sudah berakhir? Untuk saat ini memang harus diakui, processor AMD kalah dari processor Intel dan harus rela menyerahkan singgasananya tersebut. Namun untuk kalangan overlocker dan enthusiast, nama AMD masih menjadi acuan bagi mereka. Untuk menghadapi rivalnya tersebut, dari pihak AMD sendiri akan memangkas harga processor AMD di pasaran, sehingga para user bisa mendapatkan sebuah processor dengan harga yang terjangkau namun dengan performa tinggi.

Tidak lama lagi Intel akan meluncurkan processor dengan quad core yang pertama dengan kode Kentsfi eld, namun AMD rupanya tidak tinggal diam karena pada waktu yang bersamaan AMD akan meluncurkan processor dengan teknologi 65 nm yang pertama. Bisa terlihat bahwa pertarungan antara Intel dan AMD belum berakhir, bahkan semakin panas. Harus diakui untuk saat ini Intel adalah “New King On The Block”, namun tentu saja AMD akan mengatakan “The Battle Is Not Over Yet!”.

Sumber : Alexander Prajonggo Haryo Jularso

Sebaiknya, jangan anggap sepele masalah pengamanan data digital yang ada di ponsel, PDA, atau komputer Anda. Kalau suatu saat jatuh ke tangan orang yang tidak berhak, akibatnya bisa berabe. Rahasia paling pribadi sekalipun bisa tersebar sampai ke Kutub Utara.

Suatu sore, lima pria berumur 20-an tahun meriung di sebuah kafe di Jakarta Selatan. Suasana meriah, khas anak muda berkumpul. Di tengah hangatnya secangkir kopi dan obrolan, pria yang berkacamata menyodorkan ponsel ke teman-temannya.

"Udah liat yang ini?"

Ponsel itu segera jadi rebutan. Dan dalam sekejap, setiap wajah larut dalam ekspresi masing-masing. Ada yang melirik kiri-kanan, tertawa keras, atau serius memperhatikan layar ponsel. Pasalnya, di layar ponsel tertayang video adegan dua anak manusia dewasa berlainan jenis sedang bercanda-ria. Hanya saja, keduanya tampil tanpa busana.

"Wah, boleh juga. Dikopi, ya," ujar pria berambut keriting jadi bersemangat. "Gue mau juga dong," yang lain tidak mau ketinggalan.

Pria berkacamata tersenyum, tidak keberatan. "Tapi, tukar sama gambar mahasiswa yang lagi begituan ya."

"Wah, ada lagi yang baru? Diam-diam punya koleksi juga nih!"

Sudut kafe gaduh oleh tawa kelima anak muda itu. Bluetooth masing-masing ponsel dinyalakan. Sejurus kemudian, file-file biru itu sudah menyebar.

Apa pun opini Anda, kejadian itu nyata terjadi di sekitar kita. Saking canggihnya teknologi, file-file digital begitu mudah berpindah tangan. Ponsel, personal digital assistant (PDA), atau komputer jinjing jadi medianya.

Jenis file barteran amat beragam. Dari file aplikasi yang sering diperlukan banyak orang, permainan games iseng, gambar lucu-lucuan, sampai yang masuk kategori pornografi.

Tentu tidak jadi masalah besar jika kita sekadar tahu soal file-file milik si kacamata tadi atau sesekali menontonnya. Kalau tidak suka, tinggal buang. Tapi, pasti lain urusannya kalau kebetulan Anda sendirilah yang menjadi "korban".

Awas, servis ponsel!

Menyimpan file digital pada media apa pun boleh dikata gampang-gampang susah. Disebut gampang, karena bentuknya yang sederhana dan memudahkan. Susahnya, kita harus benar-benar menjaganya. Apalagi kalau kebetulan sifatnya rahasia, seperti data pribadi, catatan rekening bank, password, nomor PIN, dsb.

Masalahnya, file yang vital buat seseorang, ternyata juga begitu gampang dibuat kopinya. Dalam standar kecanggihan teknologi mutakhir, dalam hitungan detik saja data bisa tersalin sampai satuan gigabyte. Atau kira-kira setara dengan satu rak buku di perpustakaan!

Kalau data pribadi sudah jatuh ke tangan orang lain, bakal sulit mengontrol pemanfaatan dan penyebarannya. Apalagi kalau sudah lewat internet. Sebuah file dalam keadaan utuh dalam waktu singkat bisa menyebar sampai ke ujung dunia, di Kutub Utara sana.

Hasil penelusuran Intisari ke dunia maya mendapati fakta bahwa file yang sifatnya pribadi tidak sulit didapat. Bentuknya berupa foto atau video. Entah, bagaimana ceritanya barang pribadi seperti itu bisa tersebar.

Tentu saja foto atau video yang diminati dan terus tersebar berputar-putar di internet adalah foto atau video syur alias berbau pornografi. Seperti foto seseorang tanpa busana (yang ini terbanyak), dua orang manusia yang bercumbu lalu mendokumentasikan diri, foto diri sendiri, foto terhadap bagian tubuh tertentu, dan jenis-jenis yang syerem seperti itu.

"Ah, itu 'kan gambar rekayasa komputer!" bantah seorang teman. "Banyak artis yang jadi korbannya. Dibuat seolah-olah telanjang, padahal cuma rekayasa."

Well, perekayasaan gambar pakai program pengolah gambar, seperti Adobe Photosop, memang marak beberapa tahun lalu. Bisa jadi ada yang begitu.

Tapi, foto yang masih asli alias tanpa perubahan sama sekali biasanya masih disertai data pembuatannya (metadata) yang rinci memuat jenis ponsel atau kamera pembuatnya, termasuk waktu pengambilan gambar. Apalagi jika kita ingin menelisik piksel demi piksel gambar dengan program pengolah gambar seperti Photoshop. Beberapa foto bisa dibuktikan keasliannya!

Keberadaan gambar-gambar biru di internet setidaknya membuktikan bahwa di sana ada penggemarnya. Mereka saling bertemu di situs atau mailing list. Bisa jadi karena didasari semangat berbagi yang tinggi, lalu terjadi pertukaran di antara mereka. Sesekali, komunitas jadi heboh manakala gambar yang didapat adalah orang terkenal seperti artis atau pejabat.

Sulit untuk mengetahui siapa yang membocorkan pertama kali ke internet sampai kemudian menyebar ke ratusan bahkan ribuan orang. Faktanya, gambar-gambar semacam ini bisa tersebar antarteman seperti geng yang nongkrong di kafe tadi. Atau bisa juga, dengan perantaraan pihak lain, misalnya ditengarai di pusat-pusat penjualan dan tempat perbaikan ponsel.

Penyebaran di bawah tangan lewat gerai ponsel dibenarkan sumber Intisari, sebut saja namanya Gunadi. Menurut dia, di toko-toko perlengkapan ponsel, file berbentuk video menjadi bonus pembelian kartu memori ponsel kualitas rendahan. "Biar kartu memorinya laku," jelas pria yang akrab dengan lingkungan pusat perdagangan ponsel Roxy Mas di Jakarta Barat ini.

Tapi yang wajib diwaspadai, lanjut Gunadi, gerai-gerai ponsel juga bisa jadi tempat pencurian data-data pribadi. Modusnya, mencuri di saat orang menyerahkan ponselnya untuk di-upgrade, diisi program, atau diperbaiki. Kalau kebetulan pegawai tempat servis ponselnya nakal dan tahu ada data pribadi yang sik-asyik di dalam memori, bakal langsung disalin. File bisa dikoleksi sendiri atau dijual kembali.

Karena itu, supaya data tidak dicuri, proses kerja si petugas harus kita pantau terus. "Kadang-kadang, sudah ditunggu pu, belum tentu orang sadar kalau datanya lagi dikopi," papar Gunadi. "Apalagi kalau ponsel sampai ditinggal seharian, wah bakal bablas deh ...." Tapi, semua itu dengan catatan: kalau di dalam ponsel ada data rahasianya lo!

Terakhir, tersebarnya file juga bisa karena kelalaian si pemilik sendiri. Misalnya, Anda menjual ponsel atau kartu memori, tapi Anda lupa menghapus bersih data-data pribadi Anda. Atau bisa juga karena ponsel Anda hilang.

Kalau kejadiannya benar seperti itu, ya wassalam sajalah. Tinggal berdoa, supaya kelalaian itu tidak jadi masalah di kemudian hari. Habis, bisa apa lagi?

Hapus bersih dulu!

Pabrik-pabrik ponsel menyarankan, sebelum menjual media penyimpanan seperti kartu memori, sebaiknya dilakukan format ulang terlebih dulu.

Ini berlaku juga pada media penyimpanan lain seperti hard disk komputer atau USB flash drive yang sering kita sebut flash disk itu.

Caranya gampang karena fasilitas format tersedia di setiap ponsel, PDA, atau sistem operasi komputer pribadi. "Tinggal masuk ke menu format saja. Setelah selesai, data terhapus semua," terang Usun Pringgodigdo, Manajer Pengembangan Bisnis Nokia Mobile Phone Indonesia.

Apa benar dijamin benar-benar bersih? Usun mengiyakan.

"Untuk memori HP, data yang terhapus tidak bisa dikembalikan. Ada software yang bisa mengembalikan, tapi (harus) dipasang sebelum data dihapus."

Anjuran Usun paling tidak patut diperhatikan. Kesadaran bersih-bersih kartu memori sebelum berpindah tangan, paling tidak perlu dilakukan. Walau tidak ada jaminan seratus persen aman. Lah?!

Adalah ahli seperti Sutiono alias Aping, yang bisa mengembalikan data dari kartu memori, walau sudah diformat. Sehari-hari, pria berusia 28 tahun yang tinggal di kawasan Teluk Gong, Jakarta Barat, ini pekerjaannya memunculkan kembali data yang hilang karena terhapus, terformat, atau dari hard disk rusak. Bisnis yang digelutinya biasa disebut recovery data.

Kalau cuma bikin balik data dari kartu memori yang diformat atau terhapus, ibarat menjentikkan jari saja. Gampang! "Banyak software program yang dijual, bisa balikin data," jelas Aping.

Teorinya, sewaktu data dihapus, sebenarnya dia masih meninggalkan jejak di bekas ruang penyimpanannya. Jejak-jejak kode komputer berbentuk kode heksa itu masih bisa dibaca lewat sebuah perangkat lunak. Asal tahu kode mana yang merujuk pada data yang kita inginkan, dari situ data yang terhapus bisa dikembalikan.

Data yang bisa dikembalikan tidak berbatas usia, jenis, maupun besarnya. Asal masih menempati sektor asalnya dan belum ditimpa data baru, bisa kembali utuh.

Kesulitannya cuma kalau data ternyata terfragmentasi, atau disimpan dalam sektor yang terpisah-pisah, seperti di hard disk komputer. "Kalau di memory card, biasanya tidak terfragmentasi. Lebih gampang," jelas pria yang belajar sendiri soal forensik data, karena memang belum ada sekolahannya ini.

Dari dasar teori tadi, data bisa juga dihapus permanen. Ada perangkat lunak yang dijual yang fungsinya mengubah seluruh kode heksa menjadi nol. Kalau semua nol, istilahnya zero fill, mau diulik sedemikian rupa, datanya tak mau balik.

Ada pula cara sederhana, tapi repot. Tempat penyimpanan data ditimpa dengan data baru sampai benar-benar penuh.

Misalnya, pada kartu memori di ponsel, isilah dengan file gambar, lagu, atau apa saja sampai benar-benar penuh. Lalu setelah itu hapuslah semuanya. Alhasil, ketika di-recovery, yang muncul adalah data baru yang tidak ada artinya.

Sedikit repot memang, tapi aman. Juga biar tidak jadi bahan tontonan dan gunjingan.

Sumber : T. Tjahjo Widyasmoro

Singkatan Bermailing-list

Singkatan ini yang sering digunakan pada internet terutama dalam bermailing-list ria:

A/S/L = Age/Sex/Location
AFAIK = As Far As I Know
AFK = Away From Keyboard
AKA = Also Known As
AMBW = All My Best Wishes
ASAP = As Soon As Possible
ASL = AgeSexLocation
ATM = at the moment
AYSOS = Are You Stupid Or Something
B4 = Before
BAK = back at keyboard
BBIAB = Be Back in a Bit
BBIAF = Be Back in a Few
BBL = Be Back Later
BBN = Bye Bye Now
BCNU = Be Seein' You
BFD = Big F***ing Deal
BFN = Bye For Now
BHOF = Bald Headed Old Fart
BIF = Basic In Fact
BITD = Back In The Day
BM = Byte Me
BRB = Be Right Back
BTSOOM = Beats The Shit Out Of Me
BTW = By The Way
BTW = by the way
CFV = call for votes
CID = Consider It Done
CIO = Check It Out
CMIIW = Correct Me If I'm Wrong
CU = see you
CUL8R = See You Later
Cof$ = Church of Scientology
DILLIGAS = Do I Look Like I Give A Shit
DLTM = Don't Lie To Me
DYJHIWTH = don't you just hate it when that happened
F2F = Face to Face
F2F = face to face
FUBAR = F***ed Up Beyond All Recognition
FUD = (Spreading) Fear, Uncertainty, and Disinformation
FWIW = For What It's Worth
FYA = For Your Amusement
FYI = For Your Information
GA = go ahead
GATUT = here I am
GG = Good Game
GL = Good Luck
GMTA = Great Minds Think Alike
GR&D = Grinning Running And Ducking
GTG = Got To Go
GTGB = Got To Go, Bye
GTSY = Glad To See Ya
GYPO = Get Your Pants Off
HAGO = Have A Good One
HHOJ = ha ha only joking
HHOK = ha ha only kidding
HHOS = ha ha only serious
HIWTH = hate it when that happened
HTH = Hope This (That) Helps
IAE = In Any Event
IAE = in any event
IC = In Character
IDK = i don't know
IDKY = I Don't Know You
IDST = I Didn't Say That
IDTS = I Don't Think So
IFU = I F***ed Up
IIRC = If I remember Correctly
IMHO = In My Humble Opinion
IMNERHO = in my not even remotely humble opinion
IMNSHO = In My Not So Humble Opinion
IMO = In My Opinion
IOH = I'm Outta Here
IOW = In Other Words
IRL = In Real Life
IYKWIM = if you know what i mean
IYSS = If You Say So
JK = just kidding
KIT = Keep In Touch
KYPO = Keep Your Pants On
L8R = Later
LMAO = Laughing My Ass Off
LOL = Laughing Out Loud -or- Lots of Love
LTNS = Long Time No See
MHOTY = My Hat's Off To You
MOTD = Message Of The Day
MOTSS = Members of the Same Sex
MorF = Male or Female
NBIF = No Basis In Fact
NFW = No F***ing Way
NIFOC = Nude In Front Of The Computer
NP = No Problem
NRG = Energy
NRN = No Reply Necessary
OIC = Oh, I see
OOC = Out Of Character
OOT = Out of topic
OOTB = Out of the Box -or- Out of the Blue
OTOH = On the Other Hand
OTTH = on the third hand
PEBCAK = Problem Exists Between Chair And Keyboard
PLS = Please
PMFJI = Pardon Me For Jumping In
PMJI = pardon me, jumping in
POV = Point of View
RFC = request for comment
RFD = request for discussion
ROTFL = Rolling On The Floor Laughing
ROTFLMAO = Rolling On The Floor Laughing My Ass Off
RSN = Real Soon Now
RTFM = Read The F***ing Manual
RTM = Read The Manual
SITD = Still in the Dark
SNAFU = Situation Normal, All F***ed Up
SUYF = Shut Up You Fool
SWAG = Scientific Wild Ass Guess
SWDYT = So What Do You Think
SorG = Straight or Gay?
TANSTAAFL = There Ain't No Such Thing as a Free Lunch
TEOTWAWKI = The End of the World As We Know It
TIA = Thanks in Advance
TIAIL = Think I Am In Love
TIC = Tongue in Cheek
TNX = thanks
TTFN = Ta Ta For Now
TTT = To The Top
TTYL = Talk To You Later
TX = Thanks
TYVM = Thank You Very Much
Tarfu = Things are really f***ed up!
WAG = Wild Ass Guess
WB = Welcome Back
WCA = Who Cares Anyway
WDYS = What Did You Say
WE = What Ever
WEG = Wicked Evil Grin
WRT = with regard/respect to
WTF = What The F***?
WTG = Way To Go!
WYRN = What's Your Real Name?
WYS = Whatever You Say
WYSIWYG = What You See is What You Get
WYT = Whatever You Think
YA = Yet Another
YDKM = You Don't Know Me
YMMV = Your Mileage May Vary
YMMVG = your mileage may vary greatly
YSYD = Yeah, Sure You Do
YTTT = You Telling The Truth
unPC = unPolitically Correct

Tambahan:

BTW - by the way
AFAIK - as far as i know
RTFD - read the fine documentation
RTFM - read the fine manual
ASAP - as soon as possible
FYI - for your information
IMHO - in my humble opinion
TIA - thanks in advance
IIRC - if i remember correctly
FWIW - for what it's worth
CMIIW - correct me if i'm wrong
HTH - (i/we) hope that helps
Japri - jalur pribadi, mengirim langsung ke seseorang, tanpa melewati milis
OOT - out of topic
MILIS - mailing list

Tambahan lagi:

AAM : As a matter of fact
AKA : Also known as
ATB : All the best
B4 : Before
BMW : Be my wife
BRB : Be right back
Cm : Call me
Cu : See you
FYG : For Your Good
H8 : Hate
HAGN: Have a good night
IDK : I dont know
IIRC: If I recall correctly
IMI : I mean it
ILU : I love You
IOW : In other words...
IOU : I owe you
JAI : Just An Idea
KIT : Keep in touch
L8r : Later
LoL : Laughing out loud
LTNC: Long time no see
MYOB: Mind your own Business
NA : No access
NC : No comment
NWO : No way out
NOPE: NO
O4U : Only for you
OIC : Oh, I see
OTOH: On the other hand
PCM : Please call me
PPL : People
SOL : Sonner Or Later
URT1: You are the one
W4u : Waiting for you
Wnt : Want

Informasi Seputar Ponsel

Berbagai istilah dalam Handphone terdengar masih asing di telinga sebagian orang. Berikut beberapa istilah dan keterangannya, mudah-mudahan bermanfaat.

1G – HP Generasi Pertama

Saat ini HP generasi pertama sudah sangat ketinggalan jaman. Ditandai dengan buruknya sambungan percakapan, kurangnya keamanan dan kapasitas yang rendah. Entah apakah HP jenis ini masih ada yang mengoleksinya.Meski demikian, HP generasi pertama ini tetap berjasa besar karena dari sinilah cikal bakal HP yang lebih canggih terus tumbuh!

2G – HP Generasi Kedua

Jaringan telepon 2G (sering dikaitkan dengan GSM) masih digunakan di berbagai belahan dunia. 2G menawarkan kualitas suara dengan bit rate tinggi, tingkat enkripsi yang berbeda dan pengiriman teks SMS, meski masih terbatas dalam soal komunikasi data.

2.5G

HP 2.5G generasi transisi antara teknologi 2G and 3G, menawarkan kapasitas transmisi data yang lebih besar sehingga meningkatkan layanan data seperti GPRS. GPRS membolehkan penyedia jaringan untuk menarik biaya berdasarkan jumlah data yang dikirim dan bukan dari lamanya waktu koneksi.

3G – HP Generasi Ketiga

Jaringan telepon 3G diperkenalkan untuk pertamakalinya di Jepang pada tahun 2001, dan ejak saat itu secara bertahap menyebar ke seluruh dunia. HP generasi ketiga ini mampu menerima data pada tinggkat yang jauh lebih tinggi dibanding teknologi sebelumnya. 3G juga mendukung aplikasi yang boros dalam penggunaan bandwidth seperti video conference, akes internet dengan kecepatan tinggi, mendownload MP3 dengan cepat, dan streaming audio dengan kualitas prima.

Airtime

Durasi atau lamanya panggilan yang dihitung sejak saat Anda berhasil melakukan panggilan hingga saat Anda menutup telepon.

Battery

Batere alias alat penyuplai daya bagi telepon yang bisa diisi (charge) ulang. Nickel Metal Hydride batteries (NiMH) sangat ringan namun memiliki kapasitas besar dan bisa diisi ulang (recharged) dalam waktu yang relatif singkat.

Battery Status/Battery Charge Display

Layar yang menunjukkan jumlah energi batere yang tersisa di HP Anda.

Bluetooth

Bluetooth memungkinkan transmisi data tanpa kabel (wireless) diantara peralatan-peralatan seperti HP, komputer dan PDA. Protokol Bluetooth diberi nama sesuai dengan nama raja Denmark jaman dahulu, Harald Bluetooth. Bluetooth memungkinkan Anda mengirim dan berbagi data dengan peralatan lainnya dalam jarak sekitar satu meter.

Call Barring

Fitur call barring memungkinkan Anda bisa melakukan blok pada panggilan masuk dan panggilan keluar.

Call Divert

Fitur yang sangat berguna sehingga Anda bisa mengalihkan panggilan dari HP Anda ke telepon lainnya.

Call Hold

Dengan fitur ini, Anda tidak perlu menutup hubungan telepon, meski pada saat yang sama Anda juga melakukan panggilan atau menerima telepon lain.

Caller Identification

Fitur yang menampilkan nomor dari orang yang menelepon Anda – meski demikian, ada nomor-nomor tertentu yang tidak bisa ditampilkan.

Call Timer

Fitur Call Timer mencatat durasi pembicaraan Anda sehingga Anda tidak perlu lagi berkerut kening saat Anda membayar telepon di akhir bulan!

Coverage

Untuk bisa menelepon dari HP, tentu harus ada sinyal dari jaringan penyedia layanan yang Anda gunakan. Jaringan ini tentu saja tidak bisa mencakup semua wilayah yang jauh. Idealnya, penyedia layanan jaringan ini akan menyediakan peta cakupan (coverage map) yang menunjukkan di wilayah mana saja kita bisa menggunakan layanan mereka.

Data Cable

Kabel yang digunakan untuk menghubungkan HP Anda dengan peralatan lain seperti komputer misalnya, sehingga Anda bisa mentransfer file seperti foto atau audio.

Data Card

Sebuah kartu data yang disisipkan pada laptop Anda. Dengan alat ini kita bisa mengakses internet lewat HP. Ini cocok bagi para pebisnis yang sering membutuhkan konektivitas internet ketika sedang berada di perjalanan.

Data Connectivity

Konektivitas data mengacu kepada kemampuan HP Anda untuk dihubungkan dengan peralatan lain seperti PC atau HP yang lain. Konektivitas data biasanya dicapai melalui protokol tanpakabel (wireless)seperti Bluetooth, atau bisa juga melalui Data Cable.

Digital

Di masa lalu semua HP menggunakan teknologi analog yang sekarang dianggap kuno – menghasilkan kualitas suara yang buruk dan keamanan yang lemah. Saat ini semua handphone menggunakan sinyal digital sehingga menghasilkan kualitas panggilan dan keamanan yang prima. Sebagai tambahan, telepon digital juga bisa digunakan untuk rangkaian aplikasi yang lebih luas seperti akses internet.

Digital Zoom

Digital zoom sering kita temukan pada HP dengan kamera, yang cara kerjanya adalah membesarkan bagian gambar yang dipilih dengan melakukan manipulasi secara digital. Ini kurang lebih mirip dengan cara kerja software gambar yang bisa merubah ukuran gambar dan memperbesarnya. Foto kemungkinan kan menurun kualitas gambarnya setelah melalui proses ini, terutama pada large zoom. Zoom jenis kedua yang terdapat pada kamera adalah is optical zoom, pada fitur ini, pembesaran dilakukan oleh lensa yang biasanya terlihat bergerak keluar-masuk.

Document Viewers

Fitur Document Viewer alias pengintip dokumen yang sangat berguna, terdapat pada jenis HP yang lebih canggih. Dengan fitur ini pemakai bisa membuka dokumen dari berbagai aplikasi seperti Microsoft Word, Excel, Access dan Adobe Acrobat. Sangat bermanfaat terutama bagi pembisnis.

Dual Band

Merujuk pada kemampuan jenis HP tertentu untuk beroperasi pada dua frekuensi yang berbeda, misalnya 900MHz dan 1800 MHz.

EDGE

EDGE adalah metode transmisi data yang 2-3 kali lebih cepat dari GPRS sehingga bisa melakukan transfer data 3G. EDGE adalah singkatan dari Enhanced Data for Global Evolution. Seperti juga GPRS, biaya penggunaa Edge ini ditentukan berdasarkan jumlah megabytes yang di-download dan bukan dihitung dari waktu koneksi. Penggunaan EDGE sangat ideal untuk aplikasi yang membutuhkan bandwidth besar seperti video streaming dan men-download MP3.

GPS

GPS adalah kependekan dari Global Positioning System – suatu sistem navigasi satelit yang memungkinkan penggunanya untuk menunjukkan suatu lokasi secara tepat. Cocok bagi mereka yang suka beraktivitas di alam bebas, yang suka bepergian, serta mereka yang banyak menghabiskan waktu di jalanan.

GPRS

GPRS adalah singkatan dari General Packet Radio Service yang memungkinkan pengiriman dan penerimaan data melalui jaringan handphone. Biaya penggunaan GPRS dihitung berdasakan jumlah megabyte yang di-download dan bukan dari lamanya waktu koneksi. GPRS memungkinkan para pengguna handphone untuk mengakses Internet, mengirim email, menggunakan pesan-pesan multimedia dan sebagainya.

GSM

GSM adalah singkatan dari Global System for Mobile Communication – yakni suatu standar komunikasi digital yang dirancang untuk menggantikan sistem analog. Saat ini digunakan oleh lebih dari 70% jaringan hand phone di seluruh dunia.

GSM900

Jaringan hand phone yang beroperasi pada frekuensi GSM 900MHz – di Inggris misalnya, digunakan oleh Vodafone dan O2.

GSM1800

Jaringan hand phone yang beroperasi pada frekuensi GSM 1800MHz – di Inggris digunakan oleh Orange dan T-Mobile.

IMEI

IMEI adalah singkatan dari International Mobile Equipment Identity. Ini merupakan nomor identitas unik yang diberikan untuk handphone, mirip dengan plat nomor mobil. Operator jaringan bisa mengunakan nomor ini untuk memblokir sebuah handphone yang dicuri.

Infrared

Infrared atau infra merah memungkinkan konektivitas data tanpa kabel diantara HP dengan peralatan lain seperti laptop. Port infrared di kedua alat tersebut harus disesuaikan sebelum transfer dilakukan.

Internet Browser

Software untuk menjelajah internet. Saat ini semakin banyak HP yang dilengkapi dengan perambah internet untuk keperluan ini.

Java

Java adalah bahasa pemrograman yang memungkinkan program-program kecil bisa di-instal dan dijalankan di HP Anda. Program-program kecil ini sering disebut sebagai midlet dan bisa di-downloaded secara gratis maupun berbayar di internet.

Media Players

Media players program software yang di-instal pada HP tertentu sehingga pemakainya bisa mendengarkan audio atau nonton video. Contohnya: Windows Media Player.

Megapixel Camera

Kamera megapiksel terapat pada banyak jenis HP dan mampu menghasilkan gambar dengan resolusi tinggi yang layak cetak.

Memory Card

Memory digunakan untuk menyimpan data eperti nomor telepon, gambar, dan audio pada HP Anda. Pada beberapa jenis HP tertentu, memori ini bisa di-upgrade agar bisa menyimpan lebih banyak data.

MMS

MMS singkatan dari Multimedia Messaging Service (layanan pengiriman pesan multimedia). Dengan fitur ini, penggunanya bisa mengirim teks, suara, gambar dan bahkan video di dalam sebuah pesan.

MP3 Player

Aplikasi software pada jenis HP tertentu untuk mendengarkan audio berformat MP3.

Network Provider

Perusahaan yang mengoperasikan layanan jaringan. Ada lima jaringan besar di Inggris, yakni Three, Vodafone, O2, Orange and T-Mobile.

Phonebook

Kebanyakan HP saat ini dilengkapi dengan aplikasi phonebook atau buku telepon. Gunanya untuk menyimpan daftar nama dan nomor telepon.

PIN

PIN merupakan 4 digit kode keamanan untuk HP Anda. Kode PIN ini bisa digunakan untuk mencegah penggunaan HP oleh orang-orang yang tidak berhak. Kode ini juga bisa dirubah kapan saja oleh pemilik HP.

Polyphonic Ringtones

Ringtone yang bisa memperdengarkan lebih dari satu nada pada saat yang bersamaan.

Predictive Text

Fitur predictive text ini membuat proses penulisan pesan menjadi lebih mudah dan sederhana karena bisa memprediksi huruf yang akan kita tulis berdasarkan pengenalan program terhadap kata-kata. Sayangnya belum ada predictive text versi bahasa Indonesia, sehingga fitur ini malah agak menyulitkan ketika kita menulis pesan dalam bahasa Indonesia.

PUK

PUK adalah singkatan dari personal unblocking code (kode pribadi untuk membuka blokir). Jika Anda berulangkali memasukkan kode PIN yang salah pada HP yang diproteksi, maka HP tersebut akan diblokir oleh provider jaringan. Untuk membuka blokir tersebut diperlukan PUK yang biasanya terdiri dari delapan digit.

Quad Band

HP dengan quad bisa dioperasikan pada 4 frekuensi, sehingga HP tersebut bisa dipakai di lebih banyak negara.

Roaming

Roaming adalah kemampuan untuk membuat dan menerima panggilan pada saat Anda berada di luar wilayah cakupan jaringan tempat Anda terdaftar. Bahkan Anda bisa saja menggunakan HP di luar negeri jika ada ‘roaming agreements’ antara provider jaringan Anda dengan provider jaringan di luar negeri.

SAR

SAR adalah singkatan dari Specific Absorption Rate, yakni unit pengukuran yang dirancang untuk mengetahui jumlah frekuensi radio yang terserap oleh tubuh manusia pada saat menggunakan handphone.

Screensaver

Screensaver adalah program komputer yang pada awalnya didisain untuk melindungi kualitas gambar dengan cara mengosongkan layar, atau mengisinya dengan gambar bergerak ketika komputer tidak digunakan. Sekarang, screensaver bisa ditemukan pada handphone. Selain karena tujuan keamanan, program ini digunakan sebagai sarana hiburan.

SIM Card

SIM adalah singkatan dari subscriber identity module alias modul identitas pelanggan. SIM card merupakan kartu kecil yang disisipkan ke dalam handphone dan digunakan jaringan telepon untuk mengidentifikasi handset Anda. SIM card juga bisa menyimpan data seperti pesan berupa tulisan dan buku telepon.

Smartphone

Smartphone adalah HP yang menggabungkan fitur handphone dan PDA (personal digital assistant). Cocok bagi para pebisnis.

SMS

SMS adalah singkatan dari Short Message Service (Layanan Pesan Singkat) yang gunanya untuk mengirim dan menerima pesan berupa tulisan singkat.

Speaker Phone

Pengeras suara pada HP sehingga kita bisa mendengarkan percakapan tanpa harus mendekatkan receiver ke telinga kita.

Standby Time

Rentang waktu yang dimiliki batere sejak saat dicharge penuh hingga habis dalam keadaan standby (tidak digunakan).

Streaming

Kemampuan untuk menikmati sajian audio atau video di HP Anda secara ‘live’ (langsung) tanpa harus men-downloadnya terlebih dahulu.

Symbian

Kelompok perusahaan yang terdiri dari Sony Ericsson, Nokia dan Psion. Symbian mengkhususkan diri pada pengembangan sistem operasi untuk handphone dan PDA (personal digital assistant.)

T9

Juga dikenal sebagai predictive text input – yang membuat proses menulis pesan menjadi lebih sederhana dan cepat. Ini terjadi gara-gara programnya bisa memperkirakan apa huruf yang akan kita ketikkan berikutnya berdasarkan pengenalan program terhadap kata.

Talk Time

Talk time adalah jumlah keseluruhan waktu bicara Anda sebelum batere perlu diisi kembali (recharged).

Tariff

Mengacu pada struktur penentuan harga yang ditawarkan provider jaringan. Biasanya jaringan menawarkan tarif yang bervariasi tergantung kebutuhan pelanggan yang berbeda-beda. Tarif tertentu mungkin sesuai bagi mereka yang tidak terlalu aktif menggunakan telepon, sementara tarif yang lain lebih sesuai bagi mereka yang aktif. Tarif ini pada umumnya juga termasuk telepon dan SMS gratis dalam jumlah tertentu, serta harga pulsa per menit untuk tagihan bulanan. Memilih tarif yang sesuai dengan keperluan Anda akan membantu Anda menekan biaya telepon bulanan.

Text Messaging

Kemampuan untuk mengirim dan menerima pesan pendek atau kita kenal dengan SMS. Hampir semua handphone saat ini memiliki fasilitas tersebut.

Tri-Band

Handphone Tri-band bisa dioperasikan pada tiga frekuensi GSM yang berbeda – GSM900, GSM1800, dan GSM1900. HP jenis ini bisa digunakan di lebih banyak negara.

UMTS

UMTS adalah singkatan dari Universal Mobile Telephone System atau dikenal juga sebagai 3G.

Vibrating Alert

Sebagian besar handphone dilengkapi dengan fitur vibrating alert (getaran) untuk memberitahu adanya telepon masuk – cocok untuk keadaan dimana bunyi panggilan masuk akan mengganggu orang lain, misalnya saat berada di bioskop.

Video Calling

Kemampuan untuk melakukan panggilan video 2 arah melalui HP. Untuk melakukannya dibutuhkan handset 3G.

Voice Dial

Voice dial adalah fitur yang tersedia pada beberapa jenis HP yang membuat pemiliknya bisa melakukan panggilan telepon hanya dengan menyebutkan nama orang yang akan ditelepon. Begitu nama yang dimaksud diucapkan, HP akan secara otomatis menelepon orang tersebut.

Voicemail

Kemampuan untuk menerima rekaman pesan suara pada saat HP tidak aktif, atau ketika Anda tidak mengangkat telepon.

Wallpaper

Banyak handphone yang latar belakang layarnya bisa diganti-ganti desainnya. Nah desain latar belakang layar ini sering disebut wallpaper.

WAP

WAP adalah singkatan dari Wireless Application Protocol yang membuat pengguna HP bisa mengakses layanan informasi melalui telepon mereka – mirip dengan browsing pada sebuah halaman web.

Wi-Fi

Kemampuan untuk terhubung ke sebuah jaringan wireless (tanpa kabel) berkecepatan tinggi – biasanya terdapat pada handphone yang lebih canggih.