Showing posts with label kesehatan. Show all posts
Showing posts with label kesehatan. Show all posts

2/19/12

Cara Menghilangkan Kebiasaan Mendengkur Saat Tidur

Apakah anda termasuk orang yang jika tidur mendengkur (mengorok)? Tahu kah anda, tidur mendengkurdapat menghilangkan kesegaran dan mengurangi kualitas tidur anda. Karena tubuh mengalami kekurangan oksigen. Tidur mendengkur(mengorok) adalah salah satu tanda dari terhalangnya pernapasan saat tidur. Hal tersebut seperti yang diungkapkan oleh Arthur Kotch, M.D, Direktur Kesehatan The Sleep Disorders Center di RS Danbury, Connecticut.

Penyebab utama tidur mendengkur salah satunya adalah ketika jaringan-jaringan di balik kerongkongan, yakni lidah dan langit-langit mulut saling bersinggungan, bergetar dan akhirnya memproduksi bunyi dengkuran. Nah, pada kasus lain, persinggungan jaringan-jaringan tadi bisa langsung menghilangkan suplai udara ke dalam tubuh kita. Ini yang disebut sleep apnea, yuitu tubuh mengalami kekurangan oksigen, yang dapat merusak jantung anda.

Orang yang gemuk dengan leher pendek biasanya tidurnya mengorok, karena terdapat pengumpulan lemak yang menghambat saluran nafasnya. Orang kurus pun bisa saja mengorok, terutama jika pada dirinya ditemui kelainan seperti sinusitis , amandel, atau mempunyai kelainan bawaan.

Orang yang tidur mendengkur biasanya sering terbangun di malam hari. Keadaan seperti itu tentu saja bisa berpengaruh buruk pada kesehatan tubuh, karena tidak mempunyai kesempatan untuk istirahat dengan baik. Selain badan mudah lemah, mengantuk sepanjang siang, hal itu juga bisa berpengaruh buruk pada libido.

Cara mengatasi mendengkur (mengorok)

  1. Tidur dalam posisi benar. Dalam hal ini, tidurlah dalam posisi miring agar tak mendengkur. Karena mendengkur biasanya terjadi bila orang tidur dalam posisi terlentang, maka orang terdekat bisa mengurangi kebiasaan itu dengan memiringkan badan pengorok. Tindakan ini dapat mencegah agar lidah tidak jatuh dan menghambat jalan nafas.
  2. Hindari minum alkohol, pil-pil penenang atau antithistamin beberapa jam sebelum tidur, yang membuat otot-otot kerongkongan santai sejenak, sehingga menghasilkan dengkuran. Jika Anda masih mendengkur setelah melakukan perubahan di atas, segera periksa telinga, hidung dan tenggorokan pada dokter THT.

Semoga artikel Menghilangkan Kebiasaan Tidur Mendengkur di atas bermanfaat bagi para pembaca setia. Silahkan diskusikan di kolom komentar jika anda salah satu orang yang punya kebiasaan tidur mendengkur (mengorok).

6/15/10

Sakit kepala sebelah atau Migrain

Sakit kepala sebelah atau migrain ini
memang menjengkelkan. Serangannya membuat
kepala berdenyut dan nyeri disertai rasa mual. Rasa
sakit ini dapat terus berlangsung dalam jangka
waktu yang cukup lama bahkan sampai berhari-
hari. Bagaimana cara untuk menghindari serangan
yang tidak menyenangkan ini?
Penyakit ini lebih banyak diderita oleh wanita.
Migrain adalah penyakit yang menyerang otak dan
mengakibatkan kesakitan baik secara fisik maupun
emosi. Pelebaran pembuluh darah pada otak dan
peradangan merupakan salah satu mengapa kepala
terasa sakit. Walau belum diketahui secara pasti
penyebabnya, umumnya penyakit ini merupakan
penyakit yang diturunkan.
Yang dapat dilakukan adalah berusaha untuk
mencegah terjadinya serangan sakit kepala dan
mengurangi rasa sakit saat serangan terjadi.
Kadangkala serangannya tidak hanya menyerang
salah satu sisi kepala tetapi menyerang kedua sisi
kepala.
Sebelum denyut menyerang kepala, biasanya
penderita akan mengalami gejala seperti melihat
cahaya yang berkedap-kedip atau yang biasa
disebut dengan berkunang-kunang, melihat bintik
gelap, bergelombang, melihat benda menjadi lebih
kecil, sensitif terhadap penglihatan dan suara atau
kesemutan pada tangan dan kaki. Secara emosi,
tanda yang dapat dialami misalnya rasa gelisah,
mudah tersinggung, atau stress. Gejala ini tidak
selalu pasti karena setiap penderita migrain bisa
mengalami gejala yang berbeda-beda.
PEMICU MIGRAIN
+ Beberapa pemicunya antara lain:
+ Perubahan hormon estrogen
+ Stimulasi indra tubuh
+ Perubahan cuaca
+ Jadwal tidur yang tidak biasa
+ Kelelahan
+ Kandungan yang terdapat pada makanan dan
minuman dapat menjadi pemicu
Pemicu yang ditampilkan diatas adalah beberapa
pemicu umum, tetapi tidak menjamin merupakan
pemicu dari migrain Anda karena pemicu migrain
pada tiap orang bisa saja berbeda. Untuk dapat
mengetahui apa pemicu migrain Anda, buatlah
catatan tentang kapan migrain menyerang, apa
yang Anda makan atau minum, kegiatan apa yang
dilakukan sebelum Anda mengalami migrain.
Catatan dibuat setiap kali migrain menyerang.
Dengan menganalisa catatan, diharapkan bisa
diketahui apa pemicu migrain Anda.

6/13/10

pemicu kanker

Anak perempuan dengan pola
makan daging yang tinggi berisiko terkena kanker
payudara dan penyakit jantung saat dewasa.
Konsumsi daging berlebih memicu pubertas lebih
awal mempengaruhi kondisi kesehatannya.
Penelitian yang dilakukan di University of Brighton
di East Sussex, menemukan 49 persen
perempuan makan lebih dari 12 porsi daging
seminggu pada usia tujuh tahun. Hanya 35
persen dari gadis-gadis yang makan kurang dari
empat porsi seminggu.
Dan anak-anak berumur tiga tahun yang makan
lebih dari delapan bagian daging seminggu juga
cenderung mengalami pubertas dini. Kondisi ini
membuat mereka rentan terserang sejumlah
penyakit seperti kanker payudara, kanker ovarium
dan penyakit jantung.
Penulis studi Dr Imogen Rogers yang merupakan
seorang dosen senior di sebuah universitas
farmasi memperingatkan orang tua untuk
memotong daging dari menu harian anak.
"Bukan berarti harus dihilangkan sama sekali
karena daging merupakan sumber yang baik dari
banyak nutrisi penting termasuk zat besi dan
seng," katanya.
Penelitian yang didanai World Cancer Research
Fund dan diterbitkan dalam jurnal Gizi Kesehatan
Masyarakat ini menunjukkan bahwa pubertas dini
membuat wanita memiliki kadar estrogen
berlebih selama hidup. Kondisi inilah yang
kemudian memicu pertumbuhan sel kanker.
Selain pola makan, penggunaan kosmetik dan
produk perawatan tubuh juga memengaruhi
kualitas kesehatan anak di kemudian hari.
Konsentrasi tinggi ftalat dan phytoestrogen yang
banyak digunakan dalam produk kecantikan
merupakan penyebab lain terjadinya pubertas dini
yang dapat memicu kanker

6/11/10

orang yang rentan terhadap radang otak

Radang otak sangat
mengancam nyawa seseorang, terutama bayi
dan anak-anak. Tapi tak hanya bayi atau anak-
anak, orang dewasa pun tak terlepas dari
ancaman penyakit mematikan ini. Siapa saja
yang rentan terkena radang otak dan apa
gejalanya?
Radang otak atau yang dalam ilmu kedokteran
dikenal dengan meningitis adalah terjadinya
peradangan di selaput-selaput otak yang disebut
meningen, yang mengelilingi otak dan sumsum
tulang belakang.
Meningitis dapat disebabkan oleh berbagai
macam mikroorganisme, seperti virus, bakteri,
jamur atau parasit yang menyebar dalam darah
ke cairan otak.
Meningitis juga dapat disebabkan oleh penyakit-
penyakit yang dapat memicu peradangan dari
jaringan-jaringan tubuh tanpa infeksi, seperti
kanker. Juga karena luka fisik atau obat-obatan
tertentu.
Meningitis yang disebabkan oleh bakteri lebih
berbahaya ketimbang virus. Bakteri ini adalah
pneumokokus yang bisa mengakibatkan
kematian khususnya pada anak-anak. Bakteri
pneumokokus memang bisa hidup dan diam di
tenggorakan 10 persen orang sehat, baik bayi,
balita dan individu dewasa.
Seperti dilansir dari Mayoclinic, Jumat (11/6/2010),
orang-orang yang rentan terkena meningitis
adalah:
1. Usia
Kebanyakan meningitis yang disebabkan oleh
virus dan bakteri terjadi pada anak-anak di bawah
usia 5 tahun. Namun, sejak pertengahan tahun
1980-an, setelah adanya vaksin untuk anak,
pasien meningitis bergeser dari usia 15 bulan
sampai 25 tahun.
Menurut data, sekitar 50 persen anak yang
terkena meningitis dilaporkan meninggal. Jika
lolos dari maut, balita akan mengalami gejala-
gejala dari sisa penyakitnya seperti lumpuh, tuli,
epilepsi, lamban dan retardasi mental.
2. Orang yang berkumpul atau tinggal di
hunian padat penduduk
Orang yang tinggal perumahan yang padat
penduduk, siswa yang tinggal di asrama,
personil di pangkalan militer atau anak-anak yang
dititipkan di penitipan anak (day care) akan
meningkatkan risiko meningitis. Hal ini karena
penyebaran penyakit menjadi lebih cepat bila
sekelompok orang berkumpul.
3. Ibu hamil
Pada wanita yang hamil, ada peningkatan
kontraksi listeriosis, yaitu infeksi yang disebabkan
oleh bakteri listeria, yang juga dapat
menyebabkan meningitis. Bila ibu hamil memiliki
listeriosis, bayi yang belum lahir pun akan
berisiko terkena.
4. Bekerja di lingkungan yang berhubungan
dengan hewan
Pekerjaan yang selalu berhubungan dengan
hewan, seperti peternak, juga memiliki risiko
tinggi tertular listeria, yang dapat mengakibatkan
meningitis.
5. Orang dengan sistem kekebalan tubuh
lemah antara lain:
- Bayi yang lahir kurang bulan (prematur) dan
berat lahir rendah
- Bayi yang hanya diberi ASI sebentar atau sedikit
- Orang yang sering terpapar asap rokok
- Orang yang sering mengalami infeksi virus di
saluran pernapasan
- Penderita penyakit kronis seperti kanker dan
diabetes, penderita HIV
- Pengguna obat immunosuppresan juga lebih
rentan terhadap meningitis.
Sekitar 25 persen orang yang terkena meningitis
memiliki gejala yang berkembang selama 24
jam. Selebihnya, akan menjadi sakit selama 1
hingga 7 hari. Terkadang, jika seseorang
mengonsumsi antibiotik untuk infeksi lain, gejala
dapat berkembang lebih lama.
Seperti dilansir dari emedicinehealth, gejala
meningitis yang terjadi pada individu dewasa
adalah sebagai berikut:
Gejala umum
1. Sakit kepala
2. Leher kaku
3. Demam dan menggigil
4. Muntah
5. Takut lampu terang (photophobia)
6. Kebingungan
7. Kejang (ini terjadi pada sekitar sepertiga dari
pasien meningitis)
8. Infeksi saluran pernafasan atas (misalnya,
dingin, sakit tenggorokan)
Gejala lain
1. Kelemahan lokal atau kehilangan kekuatan
atau sensasi, terutama di wajah
2. Pembengkakan dan rasa sakit pada satu atau
lebih sendi
3. Ruam yang sering terlihat seperti memar

6/10/10

mencegah vagina berjamur

Semua wanita dapat terkena
infeksi jamur. Infeksi yang
terjadi disekitar liang “Miss V”,
dapat dengan mudah
disembuhkan dengan cream-
cream yang tersedia di apotek-
apotek seperti monistat atau
gyne-loctrimin. Infeksi yang
lebih, biasanya menjalar pada
vagina bagian luar. Ini
memerlukan obat resep anti
jamur dari dokter. Nah, untuk
mencegah infeksi jamur dan
mengurangi gejalanya, lakukan
langkah-langkah berikut ini:
1. Pakailah celana dalam yang
terbuat dari bahan katun.
2. Hindari celana panjang dan
celana pendek yang ketat.
3. Ganti pakaian segera setelah
berolahraga.
4. Lepaskan pakaian renang
yang basah setelah Anda
berenang.
5. Hindari makanan yang banyak
mengandung gula (gula akan
menumbuhkan jamur sehingga
wanita yang sedang melakukan
pengobatan harus mengubah
pola makannya)
6. Mengganti pembalut sesering
mungkin.
7. Menahan diri dari aktivitas
seksual ketika sedang
didiagnosa infeksi jamur, karena
dapat meningkatkan jamur.
8. Jangan gunakn spray
kesehatan wanita, karena
produk ini dapat mengubah
keseimbangan pH dalam vagina,
yang dapat memicu infeksi.