Hari-hari dan minggu-minggu yang cukup membuat ku lelah. Menumpuknya laporan yang harus kukumpulkan, ujian yang menanti di depan mata, mama ku yang mulai
aneh, masalah keluarga yang tak kunjung selesai, pilihan yang sedang dihadapkan padaku mengenai pelayananku, 'keluarga rohani' yang entah kemana, bahkan papa yang jauh di sana (miss u, dad).. Saat ini aku berada di persimpangan jalan (atau mungkin jalan buntu??).. Dengan semua ini, aku sungguh merasa sendiri.. Tak berdaya.. Bukan saja tak berdaya, tapi aku tak tahu apa yang harus kuperbuat.. Semua ini bagai benang kusut yang sulit untuk dirapikan kembali..
Sulit tidur.. Saat tertidur-pun aku tak tenang.. Seperti ada mimpi buruk yang menghantui.. Hingga pagi ini, aku bangun dengan kehampaan yang luar biasa.. Aku merasakan kekosongan.. Diriku kosong, hati ku kosong, pikiran ku kosong, semua KOSONG!! Ada apa ini? Kenapa dengan diriku? Menggeleng-pun aku tak bisa.. Bangun dengan kekosongan ini, aku mulai mencari sesuatu yang dapat kulakukan.. Setidaknya untuk memenuhi sedikir dari yang 'kosong' ini.. Namun, semua usahaku sia-sia belaka.. Aku tetap merasa kosong, bahkan rasa ini semakin menjadi-jadi..Sehingga yang kulakukan hanya menangis-menangis dan menangis.. Bahkan dengan menangis-pun kehampaan itu tetap melekat tak terlepaskan.. Hei!! Aku ingin terlepas darinya.. Kalau ini mimpi, aku ingin terbangun.. Ya, ini bukan mimpi.. Ini NYATA!!
Sesaat aku terhenti dari tangis ku.. Aku mulai merasakan adanya dorongan dari dalam diri ini.. Hasrat yang mengatakan "Ayo, berDOA..", berkali-kali kalimat ini terulang.. Akhirnya, kulangkahkan kakiku menuju ke tempat tenang-ku yaitu kamar ku.. Masuk kamar dan pintu-pun ku kunci, aku terduduk lunglai di lantai dalam ruangan yang senantiasa menemaniku disaat aku senang maupun sedih.. Aku mulai berdoa.. Tidak, lebih tepat dikatakan aku hanya diam dan kembali menangis.. Disela tangis ku panggil nama-Nya "BAPA.. Bapa.." Hanya ini yang kulakukan, hingga terngiang sebuah lagu lama.. This is My Life..Lagu ini terputar berkali-kali dalam benakku.. Hingga membuatku tersadar, yang kuperlukan hanyalah berserah dan berharap pada-Nya serta tetap tenang dalam hadirat-Nya.. Ya, seperti yang Daud lakukan, itulah yang kulakukan.. Saat Daud diliputi oleh tekanan dan kegelisahan.. Daud memerintahkan untuk jiwanya tenang dan Daud memutuskan untuk tetap berharap pada Allah..
Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku?
Berharaplah kepada Allah!
Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!
Maz 42:5; 42:11; 43:5
Dan.. Kekosongan, kehampaan, kesendirian.. Semua itu lenyap!! Karena aku sadar, aku memiliki Allah yang menjadi Sumber Kekuatan ku.. Thx DAD n Luph U so much!!! ^^ SEMANGATTT!!!!"Sebenarnya semua masalah, tidak seberat yang dipikirkan..
dan kita-pun tak selemah yang kita tahu..
Karena kita memiliki Allah yang Luar Biasa..
So, masalah?? Sapa takutt..."
. . . . . . . . . .
Open up my eyes to see You Lord
Turn my life around in righteousness
There is nothing more precious
than to be in Your presence
and to see You by my side
This is my life I surrender
before Your throne..
I bend my knees I surrender
to worship You..
I lift my voice to sing Your praises
Be magnified and be glorified today..
By : True Worshippers
Album : Shine Like Star