Pages

Showing posts with label Amerika. Show all posts
Showing posts with label Amerika. Show all posts

Monday, February 7, 2011

New York

Satu set sidik jari milik pemusik legendaris John Lennon yang akan dilelang seharga 100.000 dollar AS disita oleh FBI. Tanda tangan pada formulir untuk menjadi warga AS merupakan salah satu benda terpenting di antara 850 benda lain milik Lennon yang seyoggianya dilelang pada Jumat (8/10) di New York.

Pelelangan itu dilakukan lewat online, 30 tahun setelah kematian Lennon, untuk memperingati hari ulang tahun Lennon ke-70 yang jatuh pada Sabtu, 9 Oktober. Kartu bersidik jari itu telah diperlihatkan kepada media di New York pada pertengahan pekan ini sebagai taap awal pelelangan atas lebih dari 90 barang milik Beatles.

Kemudian FBI meminta kartu tersebut. Lennon lahir di Liverpool, Inggris. Dia menjadi incaran FBI pada awal tahun 1970-an, karena kegiatannya sarat anti-peperangan. "Kami menyelidiki mengapa kartu itu menjadi koleksi pribadi" ujar juru bicara FBI. "Kartu itu adalah dokumen pemerintah dan tidak wajar diperjualbelikan" tambah juru bicara FBI itu. Tidak jadi dilelang deh..

Tuesday, February 1, 2011

Port Townsend, Washington

Para penyidik di Port Townsend meyakini, penyebab kebakaran yang terjadi di sebuah dapur adalah seekor kucing yang suka tidur di atas pemanggang roti. Lois Lund menuturkan pada surat kabar The Peninsula Daily News, dia tidak menaruh rasa dendam pada kucingnya bernama Osiris meskipun si kucing itu diyakini menicu kebakaran lantaran mengutak-atik sehingga menaikkan tombol pemanggang.

Menurut Lund, hewan peliharaannya itu memang suka tidur diatas pemanggang lantaran menghindari anjing piaraannya. Dan seperti halnya kucing-kucing lain, binatang ini suka "bermain-main" dan mengutak-taik sesuatu dengan cakarnya.

Lund terkesiap melihat kebakaran di rumahnya pada Minggu pagi. Ia lalu memadamkan api dengan air dari keran kebunnya. Apa pun yang terjadi, kata penyelidik Kurt Steinbach, api berawal dari pemanggang roti yang ditinggalkan dalam keadaan hidup. Osiris, si kucing itu sendiri lolos dari kebakaran dan memang tak ada satu korban pun yang jatuh dalam insiden kebakaran tersebut. Gara-gara si kucing pinter...

Friday, January 28, 2011

Terrell

Beruntung sekali orang Texas ini. Dia telah bersatu kembali dengan senjatanya yang hilang lebih dari dua dekade lalu. Senjata itu sebelumnya dicuri dari rumahnya. Bruce Garner menerima senjata H&H revolvernya pada Selasa pagi awal pekan ini.

Menurut keterangan dari kepolisian setempat, para pencuri mengambil senjata itu dari rumah Garner di Terrel, Texas, setelah dia pindah ke situ pada Juni 1989. Hingga kini, pencuri itu tidak pernah ditangkap. Tetapi, polisi mendapatkan senjata itu di sebuah kios pegadaian dan setelah ditelusuri ternyata Garner adalah pemiliknya.

Garner mengatakan sangat senang melihat senjata kesayangannya kembali lagi. Kalau sudah jodoh memang tidak akan lari kemana...

New York

Akhirnya Calvin Wright dapat mendengar dengan telinganya lebih jelas lagi. Pasalnya, sebutir mutiara yang sudah selama 40 tahun ngendon di kanal telinganya sudah diambil. Mutiara itu berasal dari kalung ibunya. Ketika kecelakaan itu terjadi, dia berusia 5 tahun. Dia dan adiknya, Regina, bermain-main dengan kalung mutiara ibunya hingga kalung itu putus. Butiran mutiara terlepas dari untaian kalung dan ternyata ada yang masuk ke lubang telinganya.

Ketika itu, berhasil ditemukan dua butir mutiara di telinga Wright. Selama puluhan tahun ada sebutir mutiara lainnya yang tetap berada di telingannya dan membuatnya kurang jelas mendengar. Misteri mutiara itu terpecahkan pekan lalu ketika seorang perawat membersihkan telinganya dan bertanya apakah dia sering menggunakan kapas bertangkai untuk membersihkan telinganya.

Wright mengiyakan dan perawat itu menemukan ada benda keras di telinganya. Ternyata yang tertinggal di dasar lubang telinganya bukan kapas, melainkan sebutir mutiara. Sudah barang tentu, itu mutiara yang secara tak sengaja masuk ke lubang telinganya empat dekade silam.

Thursday, January 27, 2011

Springfield

Makan kenyang di restoran, lalu kabur cepat-cepat tanpa membayar. Begitulah niat tiga perempuan di Missouri, AS. Sialnya, dompet mereka justru tertinggal di restoran itu. The Springfield News Leader, Kamis (22/7), melaporkan, ketiga perempuan itu kabur dari restoran Waffle House pada hari Minggu pagi tanpa membayar tagihan makan sebesar 39 dollar AS (Rp. 352.500).

Manager restoran mengatakan, ketiga perempuan yang tidak disebutkan identitasnya itu tampaknya mabuk atau teler karena narkoba. Tak lama setelah kabur, salah satu perempuan kembali ke restoran dan meminta dompetnya. Manager restoran lalu berkata kepada perempuan itu agar menunggu polisi tiba, tetapi perempuan itu langsung pergi.

Belum ada pengajuan gugatan terhadap ketiga perempuan tersebut. Laporan polisi menyebutkan dompet-dompet itu bersisi kartu identitas dan sekumpulan bon tagihan dari restoran Waffle House lain di Arkansas.

Wednesday, January 26, 2011

New York

Anda hamil dan seorang penggemar berat kopi? Perhatikan hasil penelitian ini. Seorang perempuan hamil yang minum enam gelas kopi sehari akan melahirkan bayi lebih kecil dibandingkan perempuan yang minum lebih sedikit kafein.

Demikian temuan Pusat Kesehatan Erasmus di Rotterdam, Belanda. Penelitian ini melibatkan lebih dari 7.300 perempuan Belanda dari awal kehamilan mereka. Sekitar 2 atau 3 persen mengatakan, mereka minum enam cangkir kopi per hari selama kehamilan.

Rata-rata bayi yang mereka lahirkan lebih kecil dibandingkan dengan ibu hamil yang minum kopi lebih sedikit selama masa kehamilan. "Masuknya kafein ke dalam tubuh tampaknya mempengaruhi pertumbuhan janin dari trimester pertama dan selanjutnya." ujar Rachel Bakker, peneliti kajian tersebut.

Beberapa studi lain yang juga mengaitkan kehamilan dengan kafein menyatakan, satu atau dua cangkir kopi sehari akan meningkatkan risiko bayi memiliki berat badan rendah. Waspadalah...

Los Angeles

Sekeping uang logam yang mungkin merupakan uang perak tertua AS telah menjadi koin paling mahal di dunia. Pemiliknya mengatakan, koin itu telah berpindah ke tangan kolektor koin dengan harga 8 juta dollar AS atau sekitar Rp. 73,6 miliar.

Steven L. Contursi, pemilik koin Liberty keluaran tahun 1794, mengonfirmasikan telah menjual koin itu ke Yayasan Pendidikan Koleksi Kardinal di California, AS, seharga 7,85 juta dollar AS. Lembaga itu merupakan lembaga nirlaba yang didirikan untuk menyelamatkan koin langka dan mendidik masyarakat mengenai koin.

Rekor harga koin sebelumnya mencapai 7,59 juta dollar AS untuk sekeping koin emas bertahun 1933. AS mulai memproduksi dollar AS dari bahan perak pada tahun 1794 dan koin yang satu ini tetap berada dalam keadaan baik selama 216 tahun.

Seorang pengumpul koin, David Hall, mengatakan, harga koin setinggi itu tidaklah mengejutkan.

Tuesday, January 25, 2011

Reading


Malu karena kesialannya menjadi bahan tertawaan jutaan orang di You Tube, seorang warga kota Reading, Pennslyvania, As, menyea pengacara dan bersiap menuntut ke pengadilan. Cathy Cruz Marrero (49) menjadi pembicaraan hangat di AS, bahkan diwawancarai berbagai televisi, setelah video yang menunjukkan ia tercebur ke kolam air mancur di sebuah mal diunggah ke You Tube dan ditonton lebih dari 2 juta orang.

Video tersebut yang diduga adalah rekaman kamera keamanan di Berkshire Mall, menunjukkan Cruz Marrero berjalan cepat sambil mengetik di telepon selular sehingga tak melihat kolam air mancur di depannya. Ia langsung terjungkal ke kolam dangkal itu lalu cepat-cepat berdiri dan pergi dalam keadaan basah kuyup.

Saat tampil di acara Good Morning America di stasiun TV ABC, kamis (20/1), Cruz Marrero menggandeng seorang pengacara dan berencana menuntut mal tempat ia tercebur. Alasannya, petugas keamanan mal tersebut seharusnya menolong dia, bukannya malah mengunggah rekamannya di You Tube.

Cruz Marrero mengaku ikut tertawa saat pertama kali melihat video itu. Namun saat jumlah penonton mencapai jutaan orang, ia merasa sakit hati. "Tanya suami saya. Saa menangis berhari-hari. Anda tak tahu berapa banyak orang yang menertawakan saya," tuturnya.

Monday, January 24, 2011

Miami


Mengira mendapatkan kokain dalam jumlah besar, sekelompok pencuri di Florida, Amerika Serikat, langsung mengisap bubuk yang tersimpan dalam dua jambangan hasil curian mereka. Namun, alih-alih fly, mereka justru ketakutan karena bubuk tersebut ternyata abu jenazah hasil kremasi.

Menurut petugas sherff, maling-maling tersebut menjarah rumah seorang perempuan di kota Silver Spring Shores, sekitar 400 kilometer sebelah utara Miami, 15 Desember tahun lalu. Dari rumah itu, mereka mencuri berbagai macam barang, termasuk dua jambangan - satu berisi abu jenazah ayah perempuan itu dan satu lagi berisi abu jenazah anjing Great Dane kesayangannya.

"Para tersangka mengira abu itu sebagai kokain atau heroin, jadi mereka langsung mengisapnya" tutur laporan sheriff yang menangkat para maling itu saat beraksi lagi pekan lalu. Begitu menyadari itu, abu jenazah, para pencuri itu sempat berpikir untuk mengembalikan kepada pemiliknya.

Namun karena takut sidik jari mereka ketahuan, akhirnya jambangan berisi abu tersebut mereka buang ke danau.

Sunday, January 23, 2011

Lincoln


Hati-hati jika memanggil orang dengan nama lain, bisa-bisa kehilangan sebagian daun telinga. Seorang lelaki berusia 24 thaun kehilangan sebagian daun telinganya karena melakukan hal itu. Lelaki muda itu dibawa ke Rumah Sakit Lincoln, Nebraska, AS, pukul 03.25 dini hari, karena digigit.

Korban mengatakan digigit dalam sebuah pesta. Ternyata, lelaki itu terlibat pertengkaran dengan dua orang lain pada sebuah pesta ulang tahun. Lelaki itu memanggil Anna Godfrey, seorang gadis berusia 21 tahun, dengan sebutan gendut.

Nona muda itu tidak suka dengan sapaan itu dan langsung menghadiahinya dengan gigitan di telinga. Sebagian daun telinga yang digigit tidak dapat ditemukan lagi. Godfrey ditahan karena tuduhan membahayakan orang lain.

Saturday, January 22, 2011

Colombus

Seorang lelaki dari Pickerington, Colombus, Ohio, AS, tengah berjuang mempertahankan gayanya. Bob Neinast mengatakan selalu sakit ketika mengenakan sepatu. Oleh sebab itu, dia selalu telanjang kaki, bahkan dalam musim dingin.

Lelaki itu juga mengatakan, dengan telanjang kaki akan membuatnya merasa lebih dekat dengan tempat yang dikunjunginya. Ketika ia berkunjung ke Gedung Gubernuran Ohio belum lama ini, dia dihentikan oleh seorang petugas yang mengatakan Neinast melanggar peraturan. Neinast lalu meminta petugas menunjukkan aturan mana yang dilanggarnya.

Kemudian petugas itu baru menyadari bahwa tidak ada aturan yang melarang orang telanjang kaki berkunjung ke situ. Juru bicara Gregg Dodd mengatakan, dean Gubernuran sedang mempertimbangkan untuk membuat aturan yang melarang orang telanjang kaki dan merencanakan akan mengadakan dengar pendapat umum.

Sebelumnya Neinast kalah dalam perpustakaan Colombus mengenai larangan telanjang kaki ini.

Akron


Rezeki itu datang dari segala macam cara. Perempuan dari Ohio ini mendapatkan rezeki nomplok setelah mendapatkan bandul kalung langka. Dia merogoh kocek sebesar 5 dollar AS saja, tidak lebih dari Rp. 50.000,- untuk membeli sebuah bandul kalung pada sebuah garage sale di halaman sebuah rumah.

Dia berpikir bandul yang dibelinya adalah bandul biasa. Akan tetapi, International Gemological Institute menyatakan bahwa Vaneisha Robinson telah mendapatkan bandul kalung seharga 10.000 dollar AS. Robinson (20) mengatakan, dia menggunakan bandul itu ke sekolah ketika tidak tahu harganya.

Ahli perhiasan Jerry Ehrenwald mengatakan, emas putih sebesar 14 karat itu dihiasi berlian sebesar 2 karat. Di depannya bertuliskan King dan di belakangnya bertuliskan James.

Robinson kemudian mendaftarkan bandul itu di situs lelang eBay. Dia mengatakan merek King tidak adakan punah.

Tuesday, January 18, 2011

Beaverton

Layanan 911 diutamakan untuk melayani hal-hal darurat. Hingga kini, kondisi darurat masih berbeda-beda. Seorang tuna wisma menelepon 911 dari kolam air panas di pinggiran Portland dan minta dikirim handuk dan coklat panas. Bukannya mendapatkan pesanannya, dia justru dicokok polisi dengan tuduhan telah memasuki rumah orang.

Kepolisian Beaverton menyatakan, Mark Eskelsen menelepon 911 dari telepon selularnya dan mengidentifikasikan dirinya sebagai polisi dari Washington. Dia meminta bantuan kesehatan. Kemudian dia mengakui dia bukanlah polisi.

Eskelsen mengatakan, dia telah berada di dalam air selama 10 jam dan handuknya basah. "Saya hanya memerlukan pelukan dan secangkir coklat panas." ujarnya. Selain menerobos masuk rumah orang, tuduhan kepada Eskelsen adalah menelepon 911 dengan tidak sepatutnya.

Monday, January 17, 2011

New York

Maksud hati menitipkan mobil agar aman di tangan profesional, tetapi yang didapat adalah sebaliknya. Sepasang suami-istri menitipkan mobilnya di tempat parkir jangka panjang dekat Bandara Kennedy. Mereka menitipkan mobil karena hendak berpergian sementara waktu ke California.

Ketika kembali, mata mereka terbelalak karena meteran pengukur jarak di mobilnya bertambah 724 mil. Mereka tidak habis pikir ke mana saja mobil mereka ketika mereka sedang keluar kota. Ultrich Gunthart mengatakan, dia sangat terkejut ketika melihat lonjakan itu.

Hal lain yang mengagetkan, ketika menyalakan mobil itu, musik dari CD mobil seolah mengeak-entak dengan volume maksimal.

David Menter, manajer regional pengelola perparkiran AviStar, mengatakan, perusahaannya sedang menyelidiki hal itu. Tetapi, menurut hasil pemantauan awal, tidak ada hal-hal yang mencurigakan. Dia mengatakan, keluhan seperti itu belum pernah disampaikan pelanggannya.

Saturday, January 15, 2011

Fort Pierce, Florida


Pencuri ini bagaikan mendapatkan bonus jenazah. Niatnya mencuri mobil, tetapi ternyata yang dicuri adalah mobil kereta jenazah. Mungkin pencuri itu ketakutan sehingga memutuskan meninggalkan barang curian mereka dan tidak mengganggu jenazah yang ada di dalamnya.

Mobil pengurus pemakaman Tri Country Mortuary dicuri Minggu lalu saat pengemudinya meninggalkan mobil kereta merta itu dengan mesin menyala. Si sopir meninggalkan mobil sekejap saja untuk menyerahkan telepon selularnya ke tempat reparasi.

Ketika kembali, mobil kereta merta itu sudah raib. Kepanikan tidak berlangsung lama karena polisi menemukan mobil itu ditinggalkan begitu saja di tepi jalan beberapa kilometer dari tempatnya dicuri.

Untunglah, para pencuri itu tak mengganggu jenazah Matilda Kazmir yang meninggal dalam usia 98 tahun di mobil itu.

Boston

Anak yatim piatu, apalagi di bawah umur, memerlukan wali jika orang tuanya meninggal. Kebutuhan seperti itu ternyata juga dirasakan para pemilik hewan peliharaan.

Pecinta hewan di Massachussets berharap-harap cemas menantikan apakah Gubernur Deval Patrick benar-benar akan mengesahkan hukum tentang perwalian hewan pada pekan ini. Dengan UU baru yang digodok sejak 2009 itu, para pemilik hewan kesayangan dapat menentukan siapa wali yang mengurus hewan peliharaan mereka jika pemiliknya meninggal.

"Jelas bahwa UU baru itu sangat penting, kata Kara Holmquist, Direktur Advokasi di Masyarakat Pencegah Kekerasan terhadap Hewan Massachussets. Saat ini, jika pemilik hewan meninggalkan sejumlah uang kepada seorang penanggung jawab dan mereka tidak menggunakan uang itu untuk kepentingan si hewan, tidak ada landasan hukum yang menjerat kecurangan tersebut.

Dengan adanya UU baru ini, salah satu pasalnya adalah menjerat orang yang menyalahgunakan uang dan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. UU tersebut juga mengatur bahwa pemerintah kota harus menanggung beban baiaya dan mengurus rumah-rumah penampungan bagi hewan yang dibuang. UU mengatur pula intervensi pengadilan jika jumlah uang yang ditinggalkan untuk mengurus hewan itu terlalu berlebihan.

Bahagialah hewan peliharaan di Massachusetts